Jangan Bingung Memilih HDD atau SSD

Jangan Bingung Memilih HDD atau SSD

Penyimpanan data di perangkat keras yang tersedia di komputer, berupa HDD dan SSD, saat ini sangat berkembang teknologinya. Penggunaannya juga memakai teknologi khusus sebagai media penyimpanan.

SSD umumnya 10x lebih cepat dari HDD, namun masih ada beberapa alasan mengapa pengguna masih menggunakan HDD sebagai media penyimpanan. Agar tidak bingung lagi, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang SSD dan HDD.

Yuk, baca artikelnya sampai habis.

SSD (Solid State Drive)

Solid State Drive adalah perangkat keras pertama yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 2005 untuk produknya. SSD menggunakan teknologi populer berbasis flash, yang merupakan teknologi penyimpanan kompak, seperti kartu memori. Seiring waktu, SSD telah dikembangkan oleh berbagai pihak, termasuk industri dan penelitian.

SSD yang menegosiasikan teknologi NAND dengan penyimpanan data. IBM ini berkontribusi pada pengembangan SSD, industri penyimpanan digital tertua. Karena SSD menggunakan teknologi NAND, data dapat diakses secara elektronik dengan cepat. SSD menggunakan pengontrol perangkat keras khusus untuk memetakan data ke setiap komponen dan mengingatnya selama proses pembacaan.

SSD menggunakan teknologi NCQ dan algoritma BCH ECC untuk mendapatkan informasi dengan cepat dan dengan sedikit kesalahan. Hal ini membuat SSD lebih efisien dalam mengakses informasi, karena memiliki lebih banyak pengulangan untuk mengakses suatu ruangan. Berbeda dengan HDD, proses akses partisi membutuhkan banyak pengulangan dan HDD akan semakin buruk dengan bad sector, disk digital akan terus berputar berulang kali tetapi bagian datanya masih belum tercapai.

Manfaat SSD

  • SSD membaca dan menulis dengan cepat, misalnya saat membuka program berat, mentransfer file, atau mencari file
  • Waktu booting SSD Windows lebih cepat daripada HDD.
  • SSD tidak berbunyi saat digunakan karena bahan aksesori hanya berisi banyak memori
  • SSD jauh lebih mudah daripada HDD.
  • Lebih hemat energi
  • Lebih tahan terhadap goncangan
Baca Juga  7 Hp Nokia Android Dengan Fitur NFC Terbaru 2021

Kekurangan SSD

  • Harganya jauh lebih mahal dari HDD. Harga SSD 120GB Rp 600.000 hingga Rp 800.000. Anda bisa mendapatkan HDD 1TB itu dengan uang sebanyak itu.
  • Masa pakai SSD jauh lebih pendek daripada HDD karena siklus baca dan tulis SSD lebih pendek daripada HDD.

HDD (Hardisk)

Hard Disk Drive adalah perangkat penyimpanan perangkat keras yang awalnya dikembangkan oleh IBM pada tahun 1953. HDD hanya dapat menampung 3,75 MB data setelah rilis pertama. Pada tahun 2017 HDD dapat menyimpan data hingga 20 TB.

HDD umumnya menggunakan beberapa pelat digital yang dipasang pada spindel yang berputar menggunakan pengontrol motor tunggal. Setiap pelat memiliki bagian untuk menulis dan membaca di kepala HDD.

Rotasi putaran menentukan kinerja HDD dan sebenarnya ini berbanding lurus dengan konsumsi daya dan suara yang dihasilkan. HDD umumnya memiliki 5400 rpm dan 7200 rpm (rpm = putaran per menit).

Manfaat HDD

  • Lebih terjangkau dari SSD karena Anda bisa mendapatkan HDD 1 TB sekitar 800.000 hingga Rp 1 juta dari merek terkenal.
  • Masa pakai HDD jauh lebih lama dan lebih tahan lama dibandingkan SSD.

Kekurangan HDD

  • Saat digunakan, HDD sering mengeluarkan suara kecil karena bagian di dalamnya memutar disk dan mengeluarkan suara saat digunakan.
  • Disk di dalam rentan terhadap goncangan dan mudah rusak karena goncangan.

Bagaimana memilih perangkat keras penyimpanan SSD dan HDD

  • Gunakan SSD sebagai direktori sistem operasi

Sistem operasi selalu melakukan proses baca dan tulis secara real time. Saat Anda menggunakan SSD sebagai direktori sistem operasi, Anda dapat meluncurkan proses booting yang sangat cepat dan membuka aplikasi di komputer Anda.

Baca Juga  4 Rekomendasi HP Xiaomi Murah Dibawah 1 Juta Terbaik di 2021

SSD dapat memulai kembali proses booting di Windows 8, 8.1 dan 10 hingga 9 detik. Proses booting dengan HDD membutuhkan waktu 1 menit atau lebih.

  • Gunakan SSD terpisah untuk database yang diperlukan

Menggunakan SSD eksternal sangat berbahaya untuk data besar, misalnya karena isolasi USB yang tidak disengaja. Selain itu, database penting memerlukan teknologi komputer mutakhir untuk mencegah kerusakan data selama proses berlangsung. Intel Core i3, i5, i7 mampu menyiapkan serangkaian database penting.
Disarankan agar Anda menggunakan teknologi komputer berkualitas tinggi seperti Intel Xion untuk laptop atau workstation. Prosesor komputasi berperforma tinggi lebih cepat dari prosesor konvensional dan memiliki keunggulan dibandingkan memori ICC. Sehingga prosesor dapat mendeteksi dan memperbaiki kesalahan dalam proses komputasi data.

  • Gunakan SSD untuk pusat data

Pusat data menyediakan proses membaca dan menulis 24 jam terus menerus; Mengingat proses penulisan website tidak sebesar sistem operasinya.

SSD adalah perangkat keras yang ideal untuk melakukan ini. Praktek umum adalah ketika memilih web host. Namun, menggunakan SSD mungkin bisa menjadi pilihan bagi pemula jika Anda mulai membangun situs web yang super fleksibel seperti penyimpanan data, media sosial. SSD lebih murah daripada perangkat keras seperti pusat data seperti NVme.

  • Gunakan HDD untuk menyimpan file media
    File media memakan banyak ruang.
  • Gunakan SSD untuk menyimpan game besar
    Sepuluh gigabyte game membutuhkan kecepatan konstan untuk dijalankan. SSD pasti dapat mempercepat informasi game Anda ke kinerja RAM sebelum diproses oleh Processor dan VGA.
  • Gunakan HDD untuk disk eksternal
    Anda hanya dapat menggunakan SSD untuk disk eksternal. Tetapi jika Anda menggunakan HDD, Anda dapat menghemat uang untuk hal-hal lain. Disk eksternal tidak bekerja terus menerus seperti disk internal. Disk eksternal juga fokus pada tugas-tugas seperti menyalin dan menempelkan perintah yang dibuat oleh pengguna.
  • Gunakan SSD di laptop
    Menggunakan SSD pasti akan membuat data Anda lebih aman.
    Untuk beberapa jenis laptop, disediakan lebih dari satu ruang penyimpanan.
Baca Juga  TV Android Box Terlaris 2021, Jadikan Smart TV

Jika Anda menginginkan kebutuhan penyimpanan yang lebih besar, Anda dapat mengisi opsi 1, untuk sistem operasi (SSD) dan yang lainnya untuk File Media (HDD) 1. Hal ini dapat memberikan performa yang lebih baik dan performa laptop yang lebih cepat, namun tetap lebih irit untuk media penyimpanan.

  • Gunakan HDD untuk perangkat keras lama

Komputer lama sering menggunakan slot IDE untuk media penyimpanan. Jika Anda mencoba memutakhirkan komputer lama secara manual, pastikan motherboard komputer memiliki slot SATA SSD.

Pilih SSD vs HDD ?

INFO SSD HDD
Kelebihan – SSD cepat membaca dan menulis, misalnya saat membuka program berat, mentransfer file atau mencari file – SSD tidak mengeluarkan suara saat digunakan karena materi yang dikandungnya hanya berisi banyak memori. – Lebih terjangkau daripada SSD – Masa pakai HDD jauh lebih lama dan lebih lama dari SSD
Cacat – Lebih mahal daripada HDD – SSD memiliki masa pakai yang lebih pendek daripada HDD karena siklus baca dan tulis SSD lebih pendek daripada HDD. – HDD biasanya mengeluarkan suara kecil – Mudah rusak karena goncangan karena disk di dalamnya sensitif terhadap goncangan.

Ringkasan

SSD berkinerja lebih baik daripada HDD. Namun sayangnya, banderol harganya tidak begitu ekonomis. Sementara HDD lebih terjangkau, tetapi kinerjanya tidak sebagus perangkat SSD.

Oleh karena itu, situasi untuk memilih SSD atau HDD terserah kita masing-masing. Kita tidak boleh menyimpulkan bahwa kedua jenis penyimpanan internal memiliki kelebihan dan kekurangan.

Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *