MADIUN. Siang tadi ada Konvoi pesilat dari perguruan Setia Hati Tunas Muda Winongo, dalam acara tahunan yaitu suroan agung di Madiun yang akhirnya diwarnai bentrok dengan warga yang menjadi basis dari perguruan lain.
Bentrok tersebut terjadi disejumlah jalan di Madiun. Diantaranya, di jalan Trunojoyo tepatnya di jalan Dadali, Kecamatan Taman, Kota Madiun dan di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.
Bentrok dipicu saat rombongan Setia Hati Tunas Muda Winongo melakukan aksi profokatif terhadap warga sekitar dengan mengeluarkan kata-kata jorok, memutar gas motor dg kencang dan menantang untuk keluar. Sebagian warga yang tersulut emosinya langsung keluar dari rumah dan sempat terlibat saling lempar batu.
Sementara keributan yang terjadi di Kecamatan Geger, mengakibatkan beberapa rumah warga rusak karena terkena lemparan batu dari dua kelompok massa yang diduga berasal dari rombongan pesilat dan warga yang sudah terprofokasi.
Hingga saat ini belum diketahui kerugian yang diakibatkan oleh keributan yang terjadi saat pelaksanaan suroan agung PSH Tunas Muda Winongo ini. Dalam Acara ini pihak Kepolisian Sendiri telah mengeluarkan sekitar 4000 personil gabungan dari sejumlah Polres dan dibantu anggota TNI untuk mengamankan jalannya Suroan Agung ini.
Info dari berbagai sumber dan BBM.
Info dari berbagai sumber dan BBM.


inikah generasi penerus kita ? inikah cara kita meneruskan perjuangan para pahlawan dahulu? kalau iya kasihan sekali negeri ini ya
ReplyDeleteBeraninya hanya dengan bangsa sendiri, tuh perang di israel - palestina, klo berani!
ReplyDelete